HOME

Pekerja/Buruh PLTU Bukan Hewan (Episode 2)

Opini
Oleh: Tutun Suaib, SH

(Ketua YLBHI Gorontalo Cabang Gorut)

 

M-Bhargonews, Opini. Harapan besar agar pemerintah tidak pura- pura buta atas kehadiran “SANG IDOLA” TKA Asal Cina. Daerah Gorontalo adalah Provinsi yg menjunjung tinggi nilai peradaban, Gorontalo dikenal dengan semboyan adat bersendikan sara, sara bersendikan kitabullah.

Dalam situasi sekarang ini, dimana masyarakat Gorontalo, khususnya Kab. Gorontalo Utara dihebohkan kedatangan “SANG PRIMADONA” Pekerja asal TKA Cina brjumlah 227 Orang dan Pekerja dr Luar Daerah sejumlah 600 orang yg akan dipekerjakan di PLTU Tanjung Karang, hal ini menuai berbagai macam kritikan dari masyarakat serta para Aktivis & berbagai Ormas serta Lembaga yang ada di Gorontalo, dengan tegas mengutuk kehadiran mereka.

Pasalnya dalam situasiasi sekarang ini, masih banyak pekerja lokal yg membutuhkan pekerjaan di PLTU, jika hal ini tetap direalisasikan oleh Pemerintah Daerah, maka tidak menutup kemungkinan akan menambah deretan pengangungguran, lebih-lebih menambah kesengsaraan berkepanjangan kpd masyarakat, inilah yg dimaksud Pekerja/Buruh Lokal di Anggap Hewan.

Kami sangat kecewa terhadap pemerintah, lebih mengidolakan TKA ketimbang Pribumi, ini menandakan sikap tidak jentelemen pemerintah melakukan penolakan terhadap TKA.

Oleh karenanya kami selaku Aktivis yg menamakan diri Parlemen Jalanan mengutuk keras dan melakukan penolakan terhadap TKA menginjakan kaki mereka di Provinsi Gorontalo yang kita kenal dengan sebutan Serambi Madinah. (rls. AFS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close